Pesisir Selatan, 20 Juli 2025 — Dalam rangka membantu pemerintah nagari melengkapi dan memperbarui data kependudukan serta fasilitas umum, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas yang bertugas di Nagari Tapan melaksanakan kegiatan sensus dan pendataan dari rumah ke rumah.
Kegiatan ini dimulai pada minggu kedua masa KKN dan difokuskan pada dua hal utama: pendataan jumlah penduduk dan penelusuran fasilitas yang tersedia di wilayah Nagari Tapan, seperti tempat ibadah, sekolah, posyandu, sarana air bersih, dan infrastruktur jalan.
Wali Nagari Tapan, Muktar Lovi, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa data yang akurat sangat dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Selama ini, banyak data yang sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi di lapangan. Kehadiran mahasiswa KKN Unand sangat membantu kami dalam memperbarui informasi, terutama untuk mendukung perencanaan program nagari ke depan,” ujar Wali Nagari.
Proses sensus dilakukan secara langsung oleh mahasiswa dengan metode door-to-door. Setiap rumah dikunjungi untuk melakukan pencatatan jumlah penghuni, pekerjaan, kondisi sosial ekonomi, serta fasilitas dasar yang dimiliki.
Ketua Mahasiswa KKN, Anggih Febryanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja utama mereka yang fokus pada penguatan administrasi dan perencanaan pembangunan nagari berbasis data.
“Kami berusaha membantu Nagari Tapan dalam hal pendataan yang sistematis dan menyeluruh. Semua data yang kami kumpulkan nantinya akan disusun dan dimasukkan pada website Nagari Tapan sebagai bahan dokumentasi dan rujukan,” jelasnya.
Warga Nagari Tapan pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka dengan terbuka menerima kehadiran mahasiswa dan memberikan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat karena dilakukan dengan interaksi langsung.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan pendataan ini, Nagari Tapan memiliki basis data yang lebih akurat dan komprehensif untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.